Kamis, 23 Desember 2010

Class 5D


Nira Anindia namaku. Aku biasa dipanggiil Nira. Aku punya sahabat. Dia bernama Dita Nindia. Namanya memang hampir sama denganku. Oiya..dia biasa dipanggil Dita. Aku dan Dita telah bersahabt sejak kecil. Hmm…kami bisa juga disebut sahabat sejati. Pada hari senin, kami melaksanakan upacara bendera di lapangan sekolah.

“Dita..” Aku memanggilnya. “Ada apa nir? kita jangan ramai. nanti kalau ketahuan sama guru bisa diantung kita. ” ucap Dita. ” hahahha..bisa aja kamu Dit..” Dita memang suka bercanda. “yaudah, nanti saja saat dikelas.” “oce..” jawab Dita. 20 Menit kami melakukan upacara bendera. Akhirnya selesai juga.. batinku dalam hati. Kami berduapun pergi menuju kelas kami. Yaitu 5D. Didalam kelas sungguh ramai. Terutama anak laki-laki… huuuhh… sungguh tidak bisa diam semua anak laki-laki dikelas 5D.”Assalamualaikum anak-anak.. harap tenang..!” ucap bu Cintia. Beliau adalah guru matematika sekaligus wali kelas kami. Seketika anak-anak langsung diam mematung.

Hhhhhh…. kalau sudah ada bu Cintia aja diem. Coba kalau bu Cintia belum datang, bisa runtuh sekolah ini karena keramaian kelas 5D ini. Batinku dalam hati. bu Cintiapun memulai pelajaran matematika dengan semangat berkobar.

Tet…tet…suara keras bel tanda istirahat dimulai. Semua anak kelas 5D langsung keluar kelas tanpa disuruh dan tanpa menunggu. Sungguh tidak menghargai wali kelasnya sendiri. Terutama anak laki..huhh… bikin sebel aja tuh anak cowok. Akhirnya, semuapun telah keluar kelas. Termasuk Nira dan Dita. Tetapi Nira dan Dita keluar kelas bersama bu Cintia. Karena Nira dan Dita sangat sayang dan sangat menghormati bu Ciria sebagai wali kelas mereka. Mereka berduapun pergi ke kanttin hanya berdua. bu Cintia tadi langsung pergi ke kantor guru. ” kamu mau beli apa Dita?” tanya Nira. ” Aku gak tau Nir. Aku bingung. ” ucap Dita. “Aku juga bingung Dit. Enaknya beli apa ya?” tanyaku. Setelah beberapa menit, akhirnya mereka mendapatkan menu yang cocok. Yaitu weci dan Tempe goreng. plus soto. humm…sungguh sedap. Setelah mereka mendapatkan yang mereka inginkan, merekapun kembali ke kelas. Benar aja, di kelas telah hadir banyak semut pengganggu. Eh, masudnya anak laki-laki yang gak bisa diem dan suka gangguin orang.

Humm… kalau ada anak laki di kelas, pasti ada saja kejadian yang sudah sering terdengar dan sudah biasa dialami oleh para murid kelas 5D. Kalau nggak, ada permen karet dikursi, disiram air waktu buka pintu, pokoknya, ada-ada saja kelakuan murid kelas 5D. 5D…5D… ada-ada aja… tetapi, suasana kelas 5D yang parah bin heboh tidak dapat memisahkan persahabatan Nira dan Dita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar