Kamis, 23 Desember 2010

Kalian punya acara, Kita juga punya!

"Naila, sini deh!" panggil hanif pada Naila ketika ia sampai disekolah.
"Apaan?"
"Kamu tau, kalo anak 8C mau ke jatimpark? Seperti Febry, Nira, Tika, dan sahabat sahabatmu itu. Yanti dan Laras! Yanti dan Laras mau ke Jatimpark, soalnya mereka di ajak Febry. Dan sahabatmu itu nggak ngajak kamu Nail!"
"Iya ta? Kalo nggak di ajak sih no problem. Tapi, ngapain juga mreka ikut? bukannya dulu Laras pernah bilang ke aku kalo dia itu nggak suka kalo Febry deket-deket Yanti? soalnya, Febry itu sukanya deket-deket sama Yanti! Kayak mau ngerbut dari aku n Laras! Tapi, kenapa laras mau diajak? terus, siapa yang mau bayarin masuk jatimpark?"
"Denger-denger sih, bukan Febry yang bayarin. tapi anak-anak suruh bayar sendiri! Ngajak kok malah disuruh bayar sendiri! gimana sih Febry itu!" Ucap Rahma menggebu-gebu.
"Dan katanya sih, transportnya pake mobilnya Tika! Padahal, mamanya Tika kan lagi hamil? Gimana mau nyetir?" Ucap hanif.
Tiba-tiba, Tika datang. Ia datang pagi, karena rumahnya tidak jauh dari sekolah.
"Hai teman-teman." salam Tika.
"Hai juga!" jawab mereka bertiga.
"Tik, apa benar, kamu, Febry, Yanti, Laras, n Mauren di ajak oleh Febry ke Jatim park? dan transportnya pake mobilmu?" tanya Naila pada Tika.
"Iya. kita di ajak Febry ke Jatim park. tapi pake mobilku. Sedangkan mamaku lagi hamil. Mamaku pasti nggak maulah. Kemarin saja akusudah ijin dan bilang ke mamaku. Tapi mamaku nggak mau. Dan papaku nggak bolehin mamaku nganter. Papaku juga besok sudah kembalike Jakarta. dan kemarin, aku tanya ke Febry, gimana kalau ke Jatim parknya naik mobil dia, soalnya mamaku lagi hamil. Eh, dia malah gak mau. Padahal dia yang ngajakin. dan kita disuruh bayar sendiri2." jelas Tika panjang lebar.
"Keterlaluan banget sih Febry! Masa mamanya Tika lagi Hamil di suruh nyetir! Kalo ada apa apa dijalan gimana? Dia mau tanggung jawab?" protes Rahma.
" Tau tuh! Seharusnya, yang ngajak kan yang bondo! Eh, malag arek'e gak bondo blas!" Protes hanif pula. Kalau lagi marah, Logat jawanya hanif pasti keluar.
"Sudah rek, enang dulu." Naila menenangkan.
"Gimana bisa tenang Nail? Dia itu keterlaluan banget! Dia juga niru-niru Fira, Lia, dan Yani! untuk ngajak temen2 ke jatim park! Emang dasar si Febry tukang tiru-tiru! Sukanya foto copy ide orang lain!!" emosi rahma memuncak.
" Sebenernya, aku juga rada-rada sebel sih sama Yanti and Laras! Penghianat! Mentang-mentang aku gak sekelas ma mereka, mereka mesti kalo istirahat ninggalin aku! And setiap aku mau ngegandeng Yanti, Laras selalu ngrebut Yanti duluan! Coba kalo dulu nggak ada Laras. Pasti aku dan Yanti selalu sama2! Yanti selalu medulikan aku! sejak aku dan mereka berdua gak sekelas, Laras sukanya menghindari Yanti dari aku! Dia kayak mau misahin aku dan Yanti! Aku Jadi sebel sama Laras! Dan gara-gara Laras, Yanti sekarang agak berubah. Dia kalo aku candain, dia Malah kayak sebel gitu, padahal dulu kalo aku canda with yanti, dia pastio ketawa! aku jadi kangen masa2 kelas 4 & 5 ! Eh, Sory temen-temen, aku malah jadi curhat tentang sahabt deh sama kalian!" Jelas Naila.
"Iya, gak papa kok Nail!" ucap Hanif.
"friend, aku ke kelas dulu ya!" kata Tika.
"okeh!"
Tika pun pergi ke kelasnya. Di 7a
"teman-teman, besok kan libur, gimana kalo kita renang? Di pemandian kendedes? Tapi nggak sama orangtua. hanya kita bertiga aja! Gimana?" ajak Rahma kepada ke 2 temannya.
"Ayo! siapa takut! Mereka punya acara, Kita juga punya!" semangat Hanif dan Naila.
"yap! jadi, besok kumpul di depan gerbang kendedes aja ya! jam 8! oke??"
"OKE!!! Jawab mereka kompak.
dan beberapa saat kemudian, dudah banyak anak yang datang ke sekolah!

Class 5D


Nira Anindia namaku. Aku biasa dipanggiil Nira. Aku punya sahabat. Dia bernama Dita Nindia. Namanya memang hampir sama denganku. Oiya..dia biasa dipanggil Dita. Aku dan Dita telah bersahabt sejak kecil. Hmm…kami bisa juga disebut sahabat sejati. Pada hari senin, kami melaksanakan upacara bendera di lapangan sekolah.

“Dita..” Aku memanggilnya. “Ada apa nir? kita jangan ramai. nanti kalau ketahuan sama guru bisa diantung kita. ” ucap Dita. ” hahahha..bisa aja kamu Dit..” Dita memang suka bercanda. “yaudah, nanti saja saat dikelas.” “oce..” jawab Dita. 20 Menit kami melakukan upacara bendera. Akhirnya selesai juga.. batinku dalam hati. Kami berduapun pergi menuju kelas kami. Yaitu 5D. Didalam kelas sungguh ramai. Terutama anak laki-laki… huuuhh… sungguh tidak bisa diam semua anak laki-laki dikelas 5D.”Assalamualaikum anak-anak.. harap tenang..!” ucap bu Cintia. Beliau adalah guru matematika sekaligus wali kelas kami. Seketika anak-anak langsung diam mematung.

Hhhhhh…. kalau sudah ada bu Cintia aja diem. Coba kalau bu Cintia belum datang, bisa runtuh sekolah ini karena keramaian kelas 5D ini. Batinku dalam hati. bu Cintiapun memulai pelajaran matematika dengan semangat berkobar.

Tet…tet…suara keras bel tanda istirahat dimulai. Semua anak kelas 5D langsung keluar kelas tanpa disuruh dan tanpa menunggu. Sungguh tidak menghargai wali kelasnya sendiri. Terutama anak laki..huhh… bikin sebel aja tuh anak cowok. Akhirnya, semuapun telah keluar kelas. Termasuk Nira dan Dita. Tetapi Nira dan Dita keluar kelas bersama bu Cintia. Karena Nira dan Dita sangat sayang dan sangat menghormati bu Ciria sebagai wali kelas mereka. Mereka berduapun pergi ke kanttin hanya berdua. bu Cintia tadi langsung pergi ke kantor guru. ” kamu mau beli apa Dita?” tanya Nira. ” Aku gak tau Nir. Aku bingung. ” ucap Dita. “Aku juga bingung Dit. Enaknya beli apa ya?” tanyaku. Setelah beberapa menit, akhirnya mereka mendapatkan menu yang cocok. Yaitu weci dan Tempe goreng. plus soto. humm…sungguh sedap. Setelah mereka mendapatkan yang mereka inginkan, merekapun kembali ke kelas. Benar aja, di kelas telah hadir banyak semut pengganggu. Eh, masudnya anak laki-laki yang gak bisa diem dan suka gangguin orang.

Humm… kalau ada anak laki di kelas, pasti ada saja kejadian yang sudah sering terdengar dan sudah biasa dialami oleh para murid kelas 5D. Kalau nggak, ada permen karet dikursi, disiram air waktu buka pintu, pokoknya, ada-ada saja kelakuan murid kelas 5D. 5D…5D… ada-ada aja… tetapi, suasana kelas 5D yang parah bin heboh tidak dapat memisahkan persahabatan Nira dan Dita.

Kamis, 24 Juni 2010

Persiapan Kuka Sebelum Ketoko Buku


Hari ini Kuka pulang sekolah dengan perasaan bahagia. Karena, mamanya berjaji akan menemaninya ke toko buku untuk membeli novel keinginannya. Mama berjanji, kalau Kuka ranging 1, mama akan membelikan novel yang selama ini Kuka inginkan. Dan ternyata, Kuka berhasil menjadi murid rangking 1 di sekolahnya.
"Ma...!Kuka pulang..!!teriak Kuka histeris sangking senangnya.
"Ayo, leas ganti baju kemudian makan siang!"
"ocre ma..."
Setelah berganti baju, Kuka makan siang dengan lauk ikan asin dan sayur bayam kesukaannnya. Lalu, ia mengingatkan mama, "ma, siang ini kita jadi ke too buku khan?"
"jadi dong sayang." jawab mama.
"yaudah... ayo sekarang berangkat!" celetuk Kuka lagi.
"Iya. ntar, mama ganti baju dulu. Malu kan kalau ke toko buku pake daster gini. Malu deh..."
"Ya dah. Cepetan!" tukas Kuka tak sabar. Maklum, Kuka memang kalau sedang senang kayak gini suka ndak sabar.
"Iya Iya. Sabar dong!" Jawab mama tak mau kalah. Akhirya, mama masuk kamar dan mulai ganti baju. Eit! Jangan ngintip lho!
Kuka pun mennungu dimobil alphard miliknya. Selang bebeapa menit, mama telah menyusulnya di dalam mobil. Dan mereka pun go to the bookstore!

Selasa, 22 Juni 2010

Detik-Detik Pengambilan Raport Tisa

Asyik!! Besok sudah raportan..!!! pekik Tisa. Betapa bahagianya dia. Tisa adalah anak yang rajin. setiap pagi ia sudah bangun dan membantu bunda untuk merapikan tempat tidurnya. Seperti nyanyian ''bangun tidur, ku terus mandi. tidak lupa menggosok gigi... habis mandi ku tolong bunda... membersihkan tempat tidurku...''
Tisa sungguh senang jika watunya raportan. Dia bisa melonja-lonjak tak entu arah sampai terjatuh dan terjelungup. Hahaha... ada-ada saja Tisa itu.
Ia mengingatan bunda, "bunda..!! besok jangan lupa ingatkan aku untuk ikut bunda ke my school ya! Don't forget it!"
"okelah kalau begitu. Hehe..." jawab bunda sambil terkikik.

"Bun, kira-kira, besok nilaiku bagus gak?"

"Gak tau juga Tis. Liat aja besok. Anak bunda pasti nilainya bagus. Kalau ndak bagus, berarti
Tisa kurang belajarnya. Dan harus ditingkatkan. Ok?"
"Okelah kalau begitu. Hahahaha..."

"Hahaha... ada-ada aja anak buna niey. Ya sudah, sekarang kamu tidur, supaya besok bisa bangun pagi dan bisa nyemil deh. Hehe..."

"ok deh.."
Tisa pun tertidur lelap dikamarnya. Tisa bermimpi indah lhow!

Keesokan harinya...
"Bunda!! Ayo berangkat!! ntar terlamba lho!!" teriak Tisa histeris seperti ibu kehilangan anaknya. Eh, nggak deng. Tisa kan belum nikah. Hahaha...

"Iya nak... sebentar. Masa bunda mau ke sekolahmu pakai baju tidur! kan malu..."
"cepetan gantinya bun!!"teriak Tisa lagi.

Selasa, 08 Juni 2010

Hari Dan Guru Yang Membosankan

Pagi itu, di mulai dengan pelajaran matematika. Yang mengajar pak Coko. Anak-anak di kelas 6b terlihat sangat bosan dan seperti muka ORANG PENGEN PULANG! pak coko memangterkenal dengan kedisiplinan dan kebosanannya saat mengajar. maksudnya, kalau mengajar itu yang bosenin. sampai sampai anak yang seharusnya menyukai pelajaran matematika, jadoi tidak suka karena guru itu! is...is... bagaimana rupa pak coko??

DENG DANG DENG DONG DENG DANG DENG
Bel istirahat berbunyi. Alangkah bahagianya murid kelas 6b! ada yang ke kantin, ke perpus, ke taman, ada pula yang ke KAMAR MANDI! Haha... pastinya ada ya...!
Miska, Riska, Nindy dan Melly sedang berbincang di kantin. "Bu Cici, aku pesan rawon ya! Nggak pake sambal! pesan miska. "aku juga bu!" tambah nindy. "aku pesan teh anget aja bu!" ucap melly tak mau kalah. "iya anak anak. sabar ya!"

"Kamu gak pesan tho Ris?" tanya Mely keheranan melihat Riska yang dari tadi bengong saja. "Hah..?" balas riska tak semangat. "Yah... di tanya malah jawab 'hah'! Gimana sih? Kamu sakit? Pusing? Mual? LKenapa??" tanya Miska bertubi-tubi. "Aku gak pa-pa kok. Aku bingung aja."
"Kenapa bingung?" tanya Melly. "Aku bingung aja. Kok bisa ya, ada orang yang ngebosenin banget kayak pak Coko. Sunguh aneh!"
"Nggak aneh tuh! Dia kan memang dari dulu ngebosenin. Dah ah... ngapain juga sih mikirin orang kayak gitu! gak asyik banget. Mendingan kota ngmongin sesuatu yang seru!" jawab Nindy.
"Ini anak - anak, makanannya. Di habisin lho ya!" ucap bu Cici tiba-tiba.
"Pastinya bu. Masa makanan enak ga di habisin? mubazir dong!" ucap mereka serempak.
Bu Cici hanya tersenyum melihat tingkah pola mereka yang sepertti anak kecil itu.

DENG DANG DENG DONG DENG DANG DENG
Bel masuk berbunyi.
"Yah... pelajaran bahasa indonesia. Di tambah lagi satu Guru yang bosenin!" ucap Rika sang ketua kelas.
Kelas 6b pun menjalani pelajaran bahasa indonesia dengan malas. di lanjut dengan pelajaran kimia dan biologi.

DENG DONG DENG DONG
Bel pulang berbunyi.
"Eh, kita naik angkot bareng ya?" ajak Miska pada Nindy.
"Oke bos!"
Akhirnya mereka berdua pun pulang bersama-sama.




Sabtu, 05 Juni 2010

Happy Birthday Mom...

Tinggal di sebuah rumah sederhana. Miranda Salsabila namanya. Lebih akrab dipanggil Mira. Mira adalah seorang gadis kecil yang rajin dan penyayang. setiap hari ia selalu giat belajar dan bersekolah.
minggu pagi, mira sedang membantu mama tuk membereskan tempat tidurnya. "ma, mama kan setiap hari selalu membersihkan rumah sendirian. apa mama nggak capek?" tanya Mira. "tentunya capek sayang. makanya, Mira harus mandiri sayang. nanti kalau mamakecapekan, kan bisa sakit. jadi, kamu harus rajin membantu mama dan selalu giat belajar!ok?"
"ok bos.."
"ma...!!mama di mana?"
"mama di dapur nak.. jangan teriak teriak begitu. nggak baik di dengar orang!"
"iya ma, mira minta maaf. habis aku panik sih..!ma, aku boleh bantu nyapu?"
"tentu sayang. tapi mama saja yang mengepel lantainya. setelah menyapu, kau mandi!" ucap mama.
" iya ma."
setelah menyapu dan mandi, mira sarapan. dan bersiap berangkkat sekolah. "nak, lekaslah! jemputanmu sudah datang tuh..!
"baik ma."
"RISA... KAMU JUGA BERSIAP NAK...!"Risa itu adalah kakak Mira yang dulu bersekolah di singapore. kini, Risa kembali ke indonesia karena melanjutkan sekolahnya di indonesia.

Sepulang sekolah...
"ASSALAMUALAIKUM MA..."
"waalaikum salam anak anakku. gimana sekolahnya tadi?"
"baik-baik saja ma." ucap Risa dan Mira sembari menaruh sepatu dan tas mereka ke tempatnnya.
"mengapa kalian senyum senyum begitu?" tanya mama keheranan melihat kedua putrinya senyum kepadanya. "gak papa kok ma." jawab Mira sambil senyum tiada henti. "mama tidak melupakan sesuatu?"tanya Risa. "hmm..sepertinya tidak. memang kenapa? pasti ada yang kalian sembunyikan. ayo.. apaan??"
Risa menghitungdengan jari dari 1... 2... 3... "HAPPY BIRTHDAY TO YOU....HAPPY BIRTHDAY TO YOU... HAPPY BIRTHDAY HAPPY BIRTHDAY... HAPPY BIRTHDAY TO YOU..!! SELAMAT ULANG TAHUN MAMAKU YANG BAIK.." ucap mereka berdua serempak. "terimakasih nak...mama sampai terharu." ucap mama sambil mengeluarkan air mata. "lho..mama koq nangis... jangan nangis dong." " terimakasih anak anak ku.." ucap mama sembari memeluk kedua putrinya.